Kalau kamu sudah lewat Al-Baiquniyyah, Taisir Musthalah al-Hadits, sampai Nukhbatul Fikar, sekarang saatnya masuk ke kitab yang oleh hampir semua ulama musthalah hadits sesudahnya dianggap sebagai rujukan induk: Muqaddimah Ibnu Shalah, atau nama lengkapnya Ma'rifat Anwa' 'Ulum al-Hadits (Mengenal Jenis-Jenis Ilmu Hadits). Hampir semua kitab musthalah hadits yang datang setelahnya - termasuk Nukhbatul Fikar-nya Ibnu Hajar, Alfiyah al-'Iraqi, sampai Fathul Mughits - berangkat dari kerangka yang disusun kitab ini.

Seri bab di kitab ini akan menelusuri mukadimah penulis (bab 1) diikuti ke-65 an-naw' (jenis pembahasan) yang disusun sendiri oleh penulisnya (bab 2-66), sesuai urutan asli.

Siapa Ibnu Shalah

Nama lengkapnya Utsman bin Abdurrahman bin Utsman, dikenal dengan kunyah Abu 'Amr dan gelar Taqiyuddin, populer disebut Ibnu Shalah (wafat 643 H). Beliau seorang muhaddits sekaligus faqih mazhab Syafi'i yang mengajar di Damaskus, salah satu figur sentral dalam tradisi keilmuan hadits abad ke-7 Hijriah.

Kitab ini lahir dari keprihatinan Ibnu Shalah atas kemunduran ilmu hadits di zamannya - lengkap penjelasannya bisa kamu baca di Bab 1: Muqaddimah, termasuk fahrasah (daftar) lengkap 65 anwa' yang jadi kerangka seluruh kitab.

Kalau kamu sudah sempat mempelajari Al-Baiquniyyah atau Taisir Musthalah al-Hadits lebih dulu, banyak istilah di sini akan terasa familiar - bedanya, di sini setiap istilah dibahas langsung dari kitab induknya, lengkap dengan definisi asli, dalil, dan penjelasan Ibnu Shalah sendiri secara lebih rinci.