Nuzhatun Nazhar fi Taudhihi Nukhbatil Fikar
Al-Hafizh Ahmad bin Ali bin Hajar al-'Asqalani (773-852 H)
Syarah (penjelasan) yang ditulis Ibnu Hajar al-'Asqalani sendiri atas matan ringkasnya, Nukhbatul Fikar fi Musthalah Ahlil Atsar - memperdalam setiap istilah yang di matan aslinya hanya disebut singkat, lengkap dengan dalil, contoh, dan perdebatan ulama musthalah hadits di baliknya.
Daftar Bab
-
1 Nuzhatun Nazhar Bab 1: Definisi Khabar dan Pembagian Mutawatir-Ahad
Latar belakang penulisan Nuzhatun Nazhar sebagai syarah Ibnu Hajar atas Nukhbatul Fikar, definisi khabar/hadits/atsar, dan empat syarat mutawatir yang di matan aslinya hanya disebut sepintas.
-
2 Nuzhatun Nazhar Bab 2: Gharib Mutlaq dan Gharib Nisbi
Dua wajah kegharibannya sebuah khabar tergantung di mana titik penyendirian itu terjadi dalam sanad - di pangkal (Gharib Mutlaq) atau relatif pada satu perawi tertentu (Gharib Nisbi).
-
3 Nuzhatun Nazhar Bab 3: Hadits Shahih li Dzatihi
Lima rukun hadits shahih dijelaskan satu per satu ('adalah, dhabt, ittishal, tidak mu'allal, tidak syadz), martabat-martabat sanad, dan alasan Shahih Al-Bukhari didahulukan atas Shahih Muslim.
-
4 Nuzhatun Nazhar Bab 4: Hadits Hasan dan Ziyadatuts Tsiqah
Definisi Hasan li Dzatihi, penjelasan istilah 'hasan shahih' khas At-Tirmidzi, kaidah ziyadatuts tsiqah, serta pembedaan Syadz-Mahfuzh dari Munkar-Ma'ruf.
-
5 Nuzhatun Nazhar Bab 5: I'tibar, Mutaba'ah, dan Syahid
Tiga alat penelusuran jalur pendukung yang menjelaskan bagaimana hadits yang tampak lemah/gharib bisa naik derajat menjadi Hasan li Ghairihi atau Shahih li Ghairihi.
-
6 Nuzhatun Nazhar Bab 6: Al-Maqbul - Muhkam, Mukhtaliful Hadits, Nasikh-Mansukh, Tarjih, Tawaqquf
Urutan bertingkat penyelesaian dua hadits maqbul yang tampak bertentangan: kompromi (al-jam') dulu, lalu nasikh-mansukh, lalu tarjih, baru tawaqquf jika semuanya buntu.
-
7 Nuzhatun Nazhar Bab 7: Al-Mardud - Mu'allaq, Mursal, Mu'dhal, Munqathi'
Sebab tertolak pertama (as-saqth/gugurnya sanad) dirinci berdasarkan titik gugurnya: di pangkal (mu'allaq), di ujung (mursal), atau di tengah, berurutan (mu'dhal) maupun tidak (munqathi').
-
8 Nuzhatun Nazhar Bab 8: Tadlis dan Mursal Khafi
Saqth khafi (keterputusan sanad tersembunyi) yang berbentuk tadlis - dibedakan tegas dari mursal khafi lewat syarat liqa', beserta hukum meriwayatkan dari perawi mudallis.
-
9 Nuzhatun Nazhar Bab 9: Sepuluh Sebab Ath-Tha'n, Maudhu', Matruk, dan Munkar
Sepuluh sebab tertolaknya hadits karena cacat pada perawi dipetakan, lalu tiga sebab terberat dibahas: hadits palsu (maudhu'), tertuduh dusta (matruk), dan munkar.
-
10 Nuzhatun Nazhar Bab 10: Mu'allal, Mudraj, Maqlub, Mudhtharib, Mushahhaf-Muharraf
Cacat tersembunyi ('illat) dan lima bentuk mukhalafah (penyelisihan) pada sanad maupun matan: penyisipan, terbalik, tambahan perawi, kegoncangan riwayat, dan kesalahan tulis/baca.
-
11 Nuzhatun Nazhar Bab 11: Majhul, Mubham, Bid'ah, dan Su'ul Hifzh
Tiga sebab tertolak terakhir: ketidaktahuan identitas perawi (mubham, majhul al-'ain, majhul al-hal/mastur), bid'ah, dan buruk hafalan (syadz rawi dan mukhtalith).
-
12 Nuzhatun Nazhar Bab 12: Marfu', Mauquf, Maqthu', Musnad, Shahabat, Tabi'in, Mukhadhram
Pembagian matan berdasarkan sandarannya (Nabi, sahabat, atau tabi'in), definisi musnad yang sering disalahpahami, serta definisi shahabat, tabi'in, dan mukhadhram.
-
13 Nuzhatun Nazhar Bab 13: Al-'Uluw wan-Nuzul, Riwayat al-Aqran, dan Al-Akabir 'Anil Ashaghir
Tinggi-rendahnya sanad ('uluw muthlaq dan nisbi), riwayat sesama teman sebaya (aqran/mudabbaj), riwayat yang senior dari yang junior, dan as-sabiq wal-lahiq.
-
14 Nuzhatun Nazhar Bab 14: Shighah Ada' - Delapan Tingkatan Lafazh Periwayatan
Delapan tingkatan lafazh penerimaan riwayat dari sami'tu sampai 'an, kedudukan qira'ah 'alasy syaikh, dan kaidah al-mu'an'an yang menyambung langsung ke pembahasan tadlis.
-
15 Nuzhatun Nazhar Bab 15: Al-Jarh wat-Ta'dil - Martabat Pujian dan Celaan
Sistem bertingkat penilaian kredibilitas perawi, kaidah menerima tazkiyah dan jarh, serta peringatan keras Ibnu Hajar terhadap sikap meremehkan dalam menilai perawi.
-
16 Nuzhatun Nazhar Bab 16: Adab Periwayatan Hadits dan Khatimah
Penutup kitab: thabaqat dan ilmu rijal lain, adab guru-murid dalam majelis hadits, metode penerimaan dan penulisan hadits, serta ragam struktur penyusunan kitab hadits.
Peta sanad kitab ini belum tercatat. Tambahkan jalur sanad lewat halaman admin.