Nukhbatul Fikar fi Musthalah Ahlil Atsar
Al-Hafizh Ahmad bin Ali bin Hajar al-'Asqalani
Matan musthalah hadits karya Ibnu Hajar al-'Asqalani (w. 852 H) - ringkasan sistematis yang memetakan seluruh istilah pokok ilmu hadits, dari pembagian khabar sampai kaidah jarh wa ta'dil. Kitab Menengah pertama dalam program Ulumul Hadits Berjenjang, sekaligus fondasi struktural bagi Nuzhatun Nazhar (syarah Ibnu Hajar sendiri atas kitab ini).
Daftar Bab
-
1 Definisi Khabar dan Pembagian Mutawatir-Ahad
Pembukaan matan Ibnu Hajar, definisi khabar, dan pembagian dasar berdasarkan jumlah jalur periwayatan: Mutawatir, Masyhur, 'Aziz, dan Gharib.
-
2 Gharib Mutlaq dan Gharib Nisbi
Merinci istilah Gharib menjadi Gharib Mutlaq (sendiri di pangkal sanad) dan Gharib Nisbi (sendiri di titik tertentu sanad), dengan contoh hadits niat.
-
3 Hadits Shahih li Dzatihi
Lima syarat kesahihan hadits ('adalah, dhabt, ittishal sanad, tidak ber-'illat, tidak syadz) dan tingkatan hadits shahih menurut Ibnu Hajar.
-
4 Hadits Hasan dan Ziyadah Tsiqah
Hasan li Dzatihi (dhabt sedikit berkurang), kaidah Ziyadah Tsiqah, dan Hasan li Ghairihi (hadits dhaif yang terangkat lewat jalur pendukung).
-
5 I'tibar, Mutaba'ah, dan Syahid
Tiga istilah kunci untuk menelusuri jalur penguat sebuah hadits: I'tibar (proses penelusuran), Mutaba'ah (penguat sesama jalur sahabat), dan Syahid (penguat dari sahabat berbeda).
-
6 Al-Maqbul - Muhkam, Mukhtalif, Nasikh-Mansukh, Tarjih, Tawaqquf
Alur penyelesaian ketika dua hadits maqbul tampak bertentangan: Muhkam, Mukhtalif al-Hadits (kompromi), Nasikh-Mansukh, Tarjih, dan Tawaqquf.
-
7 Al-Mardud - Mu'allaq, Mursal, Mu'dhal, Munqathi'
Dua sebab besar penolakan hadits (Saqth dan Tha'n), dan empat jenis gugurnya sanad yang nampak jelas: Mu'allaq, Mursal, Mu'dhal, dan Munqathi'.
-
8 Sepuluh Sebab Tha'n - Maudhu', Matruk, Munkar
Daftar lengkap sepuluh sebab tha'n (cacat rawi) dalam matan, dengan rincian tiga sebab pertama: dusta (Maudhu'), tertuduh dusta (Matruk), dan kesalahan fatal/kelalaian/kefasikan (Munkar).
-
9 Wahm dan Mukhalafah - Mu'allal, Mudraj, Maqlub, Mudhtharib
Wahm yang melahirkan Mu'allal, dan lima bentuk Mukhalafah: Mudraj, Maqlub, Al-Mazid fi Muttashil al-Asanid, Mudhtharib, serta Mushahhaf-Muharraf.
-
10 Jahalah dan Bid'ah - Mubham, Majhul, Mastur
Ketidakjelasan jati diri perawi (Mubham, Majhul al-'Ain, Majhul al-Hal/Mastur) dan pengaruh bid'ah perawi terhadap diterima-tidaknya riwayatnya.
-
11 Su'ul Hifzh - Syadz-Mahfuzh dan Munkar-Ma'ruf
Su'ul Hifzh permanen (Syadz) vs sementara (Mukhtalit), dan kaidah pembeda Syadz-Mahfuzh (dua perawi tsiqah berselisih) vs Munkar-Ma'ruf (perawi dhaif menyelisihi yang tsiqah).
-
12 Marfu', Mauquf, Maqthu' - Sahabat dan Tabi'in
Status matan berdasarkan sandarannya (Marfu'/Mauquf/Maqthu'), definisi baku Sahabat dan Tabi'in, catatan soal Mukhadhram, serta konsep 'Uluw-Nuzul pada sanad.
-
13 Shighat Tahammul wa Ada'
Delapan tingkatan redaksi periwayatan dari yang terkuat sampai terlongar: Sami'tu-Haddatsani, Akhbarani-Qara'tu 'Alaihi, Quri'a 'Alaihi wa Ana Asma', Anba'ani, Nawalani, Syafahani, Kataba Ilayya, dan 'An.
-
14 Mu'talif-Mukhtalif, Jarh wa Ta'dil, dan Penutup
Nama perawi yang sama tulisannya tapi beda bacaannya (Mu'talif-Mukhtalif), tingkatan kritik dan pujian perawi (Jarh wa Ta'dil), catatan soal thabaqat, dan penutup kitab.
Peta sanad kitab ini belum tercatat. Tambahkan jalur sanad lewat halaman admin.