Nau' 81 dalam Tadrib ar-Rawi mengangkat satu lagi kebetulan seputar kunyah, kali ini bukan antara perawi dengan gurunya atau ayahnya, melainkan antara suami dan istri: kasus di mana kunyah seorang perawi kebetulan sama persis dengan kunyah pasangannya sendiri.
Definisi: Kunyah Suami dan Istri yang Kebetulan Sama
Kunyah lazimnya dibentuk dari nama anak - seorang ayah dipanggil "Abu Fulan" dan ibunya dipanggil "Ummu Fulan", mengambil unsur nama yang sama namun berbeda kata sandang menurut jenis kelamin pemiliknya. Nau' ini mendata kasus yang lebih khusus lagi: pasangan suami-istri yang kunyahnya benar-benar cocok satu sama lain, bukan sekadar berbagi unsur nama anak seperti biasa. As-Suyuthi mencatat bahwa nau' ini sudah disebutkan langsung oleh Syaikhul Islam Ibnu Hajar al-'Asqalani dalam ringkasannya sendiri, An-Nukhbah (Nukhbatul Fikr).1
Dua Kitab Khusus yang Mendata Kasus Ini
As-Suyuthi menyebut dua ulama yang menyusun karya tersendiri untuk mendokumentasikan pasangan-pasangan dengan kunyah yang cocok semacam ini. Abul-Hasan bin Hayyawaih menulis sebuah juz (bagian kitab) yang khusus membahas kalangan sahabat. Setelahnya, Al-Hafizh Abul-Qasim bin 'Asakir turut menyusun karya serupa.2
Bahwa dua ulama besar sampai menulis karya tersendiri untuk kasus sekecil ini menunjukkan betapa detailnya perhatian ulama rijal terhadap setiap kemungkinan kebetulan nama dalam sanad, sekalipun kebetulan itu sendiri tidak berpengaruh pada sah-tidaknya sebuah riwayat - tujuannya semata memastikan identitas setiap perawi dikenali secara tepat.
Kenapa Ketelitian Ini Penting
Mendata setiap bentuk kebetulan nama dan kunyah, sekecil apa pun, adalah bagian dari kesungguhan ulama hadits menjaga kejelasan identitas perawi agar tidak tertukar satu sama lain, sejalan dengan kehati-hatian menyeluruh dalam ilmu hadits:
إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ، فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ
"Sesungguhnya ilmu (agama) ini adalah agama, maka perhatikanlah baik-baik dari siapa kalian mengambil (ilmu) agama kalian." (dinukil dalam Muqaddimah Shahih Muslim, atsar Ibnu Sirin)3
Nau' 81 ini adalah salah satu dari 93 nau' dalam kitab Tadrib ar-Rawi, kitab rujukan jenjang Lanjut program Ulumul Hadits Berjenjang Ngajisanad. Kebetulan kunyah dengan nama ayah dibahas sebelumnya di Man Wafaqat Kunyatuhu Isma Abihi wa 'Aksuhu; kebetulan nama guru dengan nama ayah dibahas berikutnya di Man Wafaqa Isma Syaikhihi Isma Abihi.