At-Tadzkirah Bab 7: Hadits Munqathi'

وَالْمُنْقَطِعُ: وَهُوَ مَا لَمْ يَتَّصِلْ إِسْنَادُهُ مِنْ أَيِّ وَجْهٍ كَانَ
"Munqathi' adalah hadits yang sanadnya tidak bersambung dari sisi mana pun."

Munqathi' adalah induk dari berbagai jenis hadits yang cacat karena keterputusan sanad - termasuk mursal (bab berikutnya) dan mu'dhal (dua bab setelahnya) yang sebenarnya adalah bentuk-bentuk KHUSUS dari keterputusan sanad, masing-masing dengan ciri tersendiri. At-Tadzkirah sendiri nanti menegaskan hubungan ini secara eksplisit saat membahas mu'dhal: "setiap mu'dhal adalah munqathi', tapi tidak setiap munqathi' itu mu'dhal" - pola hubungan umum-khusus yang sama juga berlaku antara munqathi' dengan mursal.

Secara umum, ulama musthalah hadits membagi keterputusan sanad menjadi dua: keterputusan yang JELAS (perawi yang hilang disebutkan secara terang, seperti "dari Fulan, dari seseorang, dari Fulan"), dan keterputusan yang TERSAMAR (seperti pada mursal khafi dan tadlis, yang akan dibahas beberapa bab ke depan) - jenis kedua ini yang paling sulit dideteksi dan membutuhkan penelitian riwayat hidup (tarikh) setiap perawi secara cermat.

Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp Email