"Dan [dibahas pula] al-mubhamat."
Al-mubhamat adalah perawi yang disebutkan dalam sanad ATAU matan sebuah hadits tanpa disebutkan namanya secara jelas - misalnya sanad yang menyebut "dari seorang laki-laki" (an rajulin), atau matan yang menyebut "seseorang bertanya kepada Nabi..." tanpa menyebut siapa penanya itu. Mengidentifikasi siapa sosok di balik sebutan samar ini adalah cabang tersendiri dalam ilmu hadits, karena status sebuah riwayat (terutama soal ketersambungan dan kredibilitas) bisa berubah total tergantung siapa sosok mubham itu sebenarnya - jika ternyata seorang sahabat yang dikenal tsiqah, riwayat itu tetap kuat; jika ternyata sosok yang tidak dikenal (majhul), riwayat itu jadi lemah.
Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.
Catatan & Referensi
Al-Khathib Al-Baghdadi menulis kitab khusus soal ini, Al-Asma' al-Mubhamah fil-Anba' al-Muhkamah, yang sudah diterbitkan. Teks matan dikutip dari As-Sakhawi, At-Tawdih al-Abhar li Tadzkirati Ibnul Mulaqqin fi 'Ilmil Atsar - naskah digital diverifikasi terhadap Maktabah Syamilah (shamela.ws, kitab #23640).
↩