Setelah membahas sahabat, Ibnul Mulaqqin melanjutkan ke dua generasi setelahnya secara ringkas:
Tabi'in adalah generasi yang bertemu sahabat dalam keadaan beriman dan wafat dalam keadaan Islam, tapi tidak sempat bertemu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sendiri. Atba' at-tabi'in adalah generasi setelah itu lagi - yang bertemu tabi'in, tapi tidak bertemu sahabat. Dua generasi ini adalah tulang punggung transmisi hadits dari sahabat sampai dibukukan dalam kitab-kitab induk seperti Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim - hampir seluruh sanad hadits yang kita kenal hari ini melewati rantai tabi'in dan atba' at-tabi'in ini.
Sama seperti sahabat, mengetahui thabaqat (tingkatan generasi) tabi'in dan atba' at-tabi'in secara rinci - siapa yang termasuk kibar (senior) dan siapa yang shighar (junior) dalam masing-masing generasi - penting untuk memastikan ketersambungan sanad, karena dua tabi'in yang hidup di masa berbeda jauh bisa saja punya nama yang sama atau mirip.
Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.