Bab pertama dari rangkaian 73 istilah At-Tadzkirah membahas hadits musnad - salah satu istilah paling dasar yang menentukan bagaimana sebuah sanad (rantai periwayatan) diukur kualitasnya.
Perhatikan bahwa musnad di sini adalah istilah untuk SIFAT sebuah hadits (sanadnya tersambung penuh sampai Nabi), berbeda dari "kitab Musnad" (seperti Musnad Ahmad) yang menunjuk pada cara penyusunan kitab hadits berdasarkan nama sahabat perawi. Dua makna musnad ini sering tertukar oleh pemula - sanad yang musnad adalah sanad yang setiap mata rantainya, dari penulis kitab hingga Nabi, benar-benar tersambung tanpa terputus di titik mana pun, dan hadits tersebut memang disandarkan kepada Nabi (bukan sekadar perkataan sahabat).
Musnad menjadi istilah pembuka yang tepat karena ia berkaitan langsung dengan konsep sanad dan ittishal (ketersambungan) yang akan terus muncul di bab-bab berikutnya - muttasil, marfu', hingga munqathi' dan mursal, yang semuanya mengukur seberapa utuh rantai periwayatan sebuah hadits.
Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.