At-Tadzkirah Bab 19: Hadits Mu'allal

وَالْمُعَلَّلُ: وَهُوَ مَا اطُّلِعَ فِيهِ عَلَى عِلَّةٍ قَادِحَةٍ فِي صِحَّتِهِ، مَعَ السَّلَامَةِ عَنْهَا ظَاهِرًا
"Mu'allal adalah riwayat yang di dalamnya ditemukan 'illat (cacat tersembunyi) yang mencederai keshahihannya, padahal secara lahiriah riwayat itu tampak selamat dari cacat."

Kata kuncinya adalah "zhahiran" (secara lahiriah) - inilah yang membuat 'ilal al-hadits (ilmu mendeteksi 'illat) dianggap cabang paling sulit dan paling elite dalam ilmu hadits. Sebuah sanad bisa terlihat sempurna di atas kertas - semua perawinya tsiqah, sanadnya tersambung - tapi tetap mengandung cacat tersembunyi yang hanya bisa terdeteksi lewat perbandingan menyeluruh dengan seluruh jalur lain dari hadits yang sama. 'Illat semacam ini bisa berupa kekeliruan menyambungkan sanad yang sebenarnya munqathi', tertukarnya satu perawi dengan perawi lain yang namanya mirip, atau riwayat yang sebenarnya mauquf (perkataan sahabat) namun keliru dianggap marfu' (sabda Nabi).

Karena butuh hafalan ribuan jalur riwayat sekaligus untuk membandingkannya, ilmu 'ilal secara historis hanya dikuasai segelintir ulama - seperti Imam Ali bin Al-Madini, Imam Ahmad bin Hanbal, dan Imam Ad-Daraquthni yang menulis kitab Al-'Ilal setebal puluhan jilid.

Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp Email