Ilmu thabaqat mengelompokkan para perawi berdasarkan generasi mereka - sahabat (dengan sub-tingkatan lebih rinci: yang masuk Islam pertama, yang ikut Badar, dan seterusnya), tabi'in kibar dan shighar, atba' at-tabi'in, dan seterusnya sampai generasi penyusun kitab-kitab hadits induk. Ilmu ini merangkum dan menyatukan hampir seluruh cabang yang sudah dibahas sejak bab 43 (ma'rifatush-shahabah) - mengetahui thabaqat dengan tepat adalah alat verifikasi utama untuk memastikan dua perawi yang disebut berurutan dalam sanad benar-benar sezaman dan mungkin bertemu, bukan berasal dari generasi yang terlalu jauh sehingga pertemuan mereka mustahil terjadi.
Kitab-kitab thabaqat klasik seperti Ath-Thabaqat al-Kubra karya Ibnu Sa'ad menjadi rujukan utama untuk memetakan generasi ini secara sistematis.
Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.