"Dan [dibahas pula] al-muttafiq wal-muftariq."
Berbeda dari mu'talif-mukhtalif (bab sebelumnya) yang bicara soal tulisan-vs-ucapan satu nama, al-muttafiq wal-muftariq membahas kasus yang lebih membingungkan: nama seorang perawi DAN nama ayahnya - bahkan mungkin sampai kakeknya - sama persis dengan perawi lain, padahal keduanya adalah dua orang yang benar-benar berbeda, hidup di zaman berbeda, dengan tingkat kredibilitas yang mungkin sangat berbeda pula. Kalau ilmu mu'talif-mukhtalif membantu membedakan cara membaca satu nama, ilmu muttafiq-muftariq membantu memastikan bahwa dua sebutan yang identik dalam sanad benar-benar merujuk pada dua orang yang berbeda, bukan satu orang yang sama.
Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.
Catatan & Referensi
Nama-nama perawi dan nama ayah mereka (bahkan mungkin lebih ke atas lagi) sama persis, padahal orangnya benar-benar berbeda. Teks matan dikutip dari As-Sakhawi, At-Tawdih al-Abhar li Tadzkirati Ibnul Mulaqqin fi 'Ilmil Atsar - naskah digital diverifikasi terhadap Maktabah Syamilah (shamela.ws, kitab #23640).
↩