Ilmu mukhtaliful-hadits ini adalah salah satu cabang paling praktis dalam ilmu hadits karena langsung bersentuhan dengan fiqih - dua hadits shahih yang tampak bertentangan HARUS diselesaikan, tidak boleh dibiarkan begitu saja seolah salah satunya pasti salah. Urutan penyelesaiannya: pertama dicoba al-jam'u (mengkompromikan makna keduanya, misalnya dengan membedakan konteks atau membawa salah satunya ke makna yang lebih khusus), dan hanya jika kompromi benar-benar tidak mungkin, baru ditempuh tarjih (mengunggulkan salah satu berdasarkan kekuatan sanad, jumlah jalur, atau kesesuaian dengan dalil lain - lihat juga bab 41 soal tarjih antar riwayat).
Imam Asy-Syafi'i adalah salah satu ulama paling masyhur yang menulis kitab khusus tentang metode ini, Ikhtilaf al-Hadits.
Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.