At-Tadzkirah Bab 4: Hadits Marfu'

وَالْمَرْفُوعُ: وَهُوَ مَا أُضِيفَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاصَّةً، مُتَّصِلًا كَانَ أَوْ غَيْرَهُ
"Marfu' adalah riwayat yang disandarkan khusus kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, baik bersambung sanadnya maupun tidak."

Kata kuncinya adalah "khashshatan" (خاصة) - "secara khusus". Marfu' murni berbicara tentang KEPADA SIAPA riwayat itu disandarkan (harus Nabi), sementara sambung-tidaknya sanad adalah urusan terpisah (itu urusan istilah muttasil/munqathi'). Karena itu ada istilah "hadits marfu' munqathi'" - riwayat yang isinya jelas disandarkan ke Nabi, tapi sanadnya sendiri ternyata terputus.

Marfu' mencakup tiga bentuk: perkataan Nabi (qauli), perbuatan Nabi (fi'li), dan persetujuan diam Nabi atas sesuatu yang dilakukan/dikatakan di hadapannya (taqriri) - ketiganya sama-sama dihitung sebagai hadits marfu' selama disandarkan langsung kepada beliau shallallahu 'alaihi wa sallam.

Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp Email