Naw' keenam puluh tiga membahas Thabaqat Ar-Ruwat -sistem pengelompokan rawi ke dalam generasi/lapisan (thabaqah) berdasarkan usia dan masa mereka menuntut ilmu, konsep yang sudah berulang kali disinggung sejak naw' 39-40 (Sahabat dan Tabi'in).
وَلِلرُّوَاةِ طَبَقَاتٌ فَاعْرِفِ * بِالسِّنِّ وَالْأَخْذِ، وَكَمْ مُصَنِّفِ فِيهَا
"Para rawi punya thabaqat (tingkatan/generasi) -kenalilah lewat usia dan (masa) mengambil ilmu. Dan berapa banyak (ulama) yang menyusun kitab tentangnya." Dua kriteria utama menentukan thabaqah seorang rawi: usianya, dan KAPAN ia mulai belajar/menerima hadits -dua orang yang seusia bisa saja berbeda thabaqah kalau salah satunya mulai belajar jauh lebih awal dari yang lain.
Ibnu Sa'd: Berjasa Besar, Tapi Tidak Sempurna
وَابْنُ سَعْدٍ صَنَّفَا يَغْلَطُ فِيهَا، وَلَكِنْ كَمْ رَوَى عَنْ ضُعَفَا
"Ibnu Sa'd menyusun (kitab tentang thabaqat), (meski) ia keliru di dalamnya -tapi berapa banyak pun ia meriwayatkan dari (rawi) yang lemah (karyanya tetap jadi rujukan penting)." Al-'Iraqi memberi penilaian jujur dan seimbang terhadap Muhammad bin Sa'd, penyusun Ath-Thabaqat Al-Kubra -kitab thabaqat paling monumental dalam sejarah Islam, mendata ribuan Sahabat, Tabi'in, dan generasi sesudahnya secara sistematis. Meski karyanya diakui mengandung kekeliruan dan kadang mengandalkan riwayat dari sumber yang lemah, Al-'Iraqi tetap mengakui jasa besarnya -sebuah sikap kritis-tapi-adil yang konsisten dengan metodologi Al-'Iraqi sepanjang Alfiyah ini (lihat juga koreksinya terhadap Al-Hakim di naw' 47, dan terhadap Al-Bardiji di naw' 14).
Sistem thabaqat inilah yang secara praktis memungkinkan verifikasi apakah dua rawi dalam sebuah sanad benar-benar SEZAMAN dan MUNGKIN saling bertemu -fondasi yang mendasari deteksi Khafiyyul Irsal (naw' 38) dan berbagai kejanggalan sanad lain yang sudah dibahas di kitab ini.
Catatan & Referensi
Bait naw' 63 (bait ke-992 s/d ke-993) ditranskripsi dari edisi tahqiq At-Tabshirah wat-Tadzkirah (Alfiyah al-'Iraqi), seri Mutun Thalib al-'Ilm, bagian "Thabaqat Ar-Ruwat" -salah satu naw' terpendek dalam Alfiyah al-'Iraqi, hanya dua bait.
↩