Naw' kelima puluh empat membahas Al-Muttafiq wal-Muftariq -pasangan konsep dari Al-Mu'talif wal-Mukhtalif (naw' 53), tapi dengan kerumitan yang berbeda arah.
وَلَهُمُ «الْمُتَّفِقُ الْمُفْتَرِقُ» * مَا لَفْظُهُ وَخَطُّهُ مُتَّفِقُ
لَكِنْ مُسَمَّيَاتُهُ لِعِدَّةِ
"Mereka punya (istilah) 'Al-Muttafiq Al-Muftariq' -yaitu apa yang lafal DAN tulisannya sama persis, tapi yang dinamakan (orangnya) ada BEBERAPA." Kalau Al-Mu'talif wal-Mukhtalif membahas nama yang tulisannya sama tapi BACAANNYA beda, naw' ini justru sebaliknya: nama yang tulisan DAN bacaannya identik sempurna, tapi merujuk BANYAK orang yang benar-benar berbeda.
نَحْوُ ابْنِ أَحْمَدَ الْخَلِيلِ سِتَّةِ
"Seperti (nama) 'Ibnu Ahmad Al-Khalil' -ada ENAM (orang berbeda) dengan nama itu." Contoh yang diberikan Al-'Iraqi cukup mencengangkan: nama "Ibnu Ahmad Al-Khalil" ternyata dipakai oleh enam rawi berbeda sepanjang sejarah periwayatan hadits -sama persis ejaan dan bacaannya, tapi enam orang yang sama sekali berbeda identitasnya.
Kenapa Ini Berbahaya bagi Sanad
Al-'Iraqi melanjutkan dengan contoh lain: "Ahmad bin Ja'far bin Hamdan" (empat orang berbeda), serta beberapa nama lain seperti "Abu Bakr bin 'Ayyasy". Bahaya praktisnya jelas: tanpa mengetahui daftar lengkap siapa saja yang memakai nama identik ini, seorang peneliti sanad bisa salah mengidentifikasi rawi mana yang sebenarnya dimaksud dalam sebuah riwayat -padahal keenamnya bisa punya tingkat ke-tsiqah-an yang sangat berbeda. Salah satu bisa jadi rawi besar tsiqah, sementara yang lain justru dikenal dha'if.
Inilah kenapa kitab-kitab khusus Al-Muttafiq wal-Muftariq (disusun Al-Khathib Al-Baghdadi dan lainnya) begitu penting -mendata secara sistematis SEMUA orang yang berbagi nama identik, lengkap dengan cara membedakan mereka lewat konteks (guru, murid, wilayah, tahun) di sekitar penyebutan nama itu dalam sebuah sanad.
Catatan & Referensi
Bait naw' 54 (bait ke-926 s/d ke-931) ditranskripsi dari edisi tahqiq At-Tabshirah wat-Tadzkirah (Alfiyah al-'Iraqi), seri Mutun Thalib al-'Ilm, bagian "Al-Muttafiq wal-Muftariq".
↩