Ikhtishar 'Ulumil Hadits Bab 42: Riwayatul Akabir 'anil Ashaghir

Naw' ke-41: Ma'rifatu Riwayatil Akabir 'anil Ashaghir

وقد يروي الكبير القدر أو السن أو هما عمن دونه في كل منهما أو فيهما.

"Terkadang seorang yang lebih besar kedudukannya, atau lebih tua usianya, atau keduanya sekaligus, meriwayatkan dari orang yang berada di bawahnya dalam salah satu atau kedua hal tersebut."

ومن أجل ما يذكر في هذا الباب ما ذكره رسول الله صلى الله عليه وسلم في خطبته عن تميم الداري مما أخبره به عن رؤية الدجال في تلك الجزيرة التي في البحر. والحديث في الصحيح. وكذلك في صحيح البخاري رواية معاوية بن أبي سفيان عن مالك ابن يُخامر عن معاذ، وهم بالشام، في حديث:

"Di antara contoh paling agung yang disebutkan dalam bab ini adalah apa yang disampaikan Rasulullah ﷺ dalam khutbahnya tentang Tamim ad-Dari, mengenai kabar yang disampaikannya kepada beliau tentang melihat Dajjal di sebuah pulau di lautan — hadits ini terdapat dalam Ash-Shahih. Demikian pula dalam Shahih al-Bukhari, riwayat Mu'awiyah bin Abi Sufyan dari Malik bin Yukhamir dari Mu'adz — padahal mereka berada di Syam — dalam sebuah hadits:"

لا تزال طائفة من أمتي ظاهرين على الحق
"Senantiasa ada sekelompok dari umatku yang tampil di atas kebenaran. (HR. Bukhari, dari riwayat Mu'awiyah bin Abi Sufyan, dari Malik bin Yukhamir, dari Mu'adz bin Jabal)"

قال ابن الصلاح وقد روى العبادلة عن كعب الأحبار.

"Ibnu ash-Shalah berkata: al-'Abadilah (para sahabat yang bernama Abdullah) pernah meriwayatkan dari Ka'ab al-Ahbar."

" قلت ": وقد حكى عنه عمر، وعلي، وجماعة من الصحابة.

"Aku katakan": Umar, Ali, dan sejumlah sahabat lainnya juga pernah menceritakan riwayat darinya."

قد روى الزهري ويحيى بن سعيد الأنصاري عن مالك، وهما من شيوخه وكذا روى عن عمرو بن شعيب جماعة من الصحابة والتابعين، قيل: عشرون، ويقال: بضع وسبعون. فالله أعلم. ولو سردنا جميع ما وقع من ذلك لطال الفصل جداً.

"Az-Zuhri dan Yahya bin Sa'id al-Anshari, yang keduanya termasuk guru-guru Imam Malik, pernah meriwayatkan dari Malik sendiri. Begitu pula sejumlah sahabat dan tabi'in meriwayatkan dari Amr bin Syu'aib — ada yang mengatakan jumlahnya dua puluh orang, ada pula yang mengatakan tujuh puluh sekian orang. Wallahu a'lam. Sekiranya kami menyebutkan semua contoh yang terjadi dalam hal ini, niscaya pembahasan ini akan menjadi sangat panjang."

قال ابن الصلاح: وفي التنبيه على ذلك من الفائدة معرفة الراوي من المروي عنه. قال: وقد صح عن عائشة رضي الله عنها أنها قالت:

"Ibnu ash-Shalah berkata: manfaat dari penjelasan tentang hal ini adalah untuk mengetahui kedudukan perawi dari orang yang diriwayatkan darinya. Ia berkata: telah shahih riwayat dari Aisyah radhiyallahu 'anha bahwa ia berkata:"

أمرنا رسول الله صلى الله عليه وسلم أن نُنزل الناس منازلهم
"Rasulullah ﷺ memerintahkan kami untuk menempatkan setiap orang sesuai kedudukannya. (disebutkan Ibnu ash-Shalah sebagai riwayat yang shahih dari Aisyah radhiyallahu 'anha)"

Bagikan: Facebook X WhatsApp Email