An-Naw' Al-'Isyrun: Ma'rifatul Mudraj
وَهُوَ: أَنْ تُزَادَ لَفْظَةٌ فِي مَتْنِ الْحَدِيثِ مِنْ كَلَامِ الرَّاوِي، فَحَسِبَهَا مَنْ يَسْمَعُهَا مَرْفُوعَةً فِي الْحَدِيثِ، فَيَرْوِيهَا كَذَلِكَ
"Ia (al-mudraj) adalah: ditambahkannya suatu lafal ke dalam matan hadits dari perkataan perawi sendiri, lalu orang yang mendengarnya mengira lafal itu marfu' (bagian dari sabda Nabi) dalam hadits tersebut, sehingga ia pun meriwayatkannya demikian."
وَقَدْ وَقَعَ مِنْ ذَلِكَ كَثِيرٌ فِي الصِّحَاحِ وَالْحِسَانِ وَالْمَسَانِيدِ وَغَيْرِهَا
"Hal semacam ini banyak terjadi dalam kitab-kitab shahih, hasan, musnad, dan lainnya."
وَقَدْ يَقَعُ الْإِدْرَاجُ فِي الْإِسْنَادِ، وَلِذَلِكَ أَمْثِلَةٌ كَثِيرَةٌ
"Idraj (penyisipan) juga bisa terjadi pada sanad, dan untuk itu ada banyak contohnya."
وَقَدْ صَنَّفَ الْحَافِظُ أَبُو بَكْرٍ الْخَطِيبُ فِي ذَلِكَ كِتَابًا حَافِلًا سَمَّاهُ: " فَصْلُ الْوَصْلِ، لِمَا أُدْرِجَ فِي النَّقْلِ " وَهُوَ مُفِيدٌ جِدًّا
"Al-Hafizh Abu Bakar Al-Khathib telah menyusun sebuah kitab yang lengkap mengenai hal ini, yang diberinya judul: 'Fashlul Washl, lima Udrija fin-Naql' (Pemisah yang Bersambung, dari Apa yang Disisipkan dalam Penukilan), dan kitab itu sangat bermanfaat."