Muqaddimah Ibnu Shalah Bab 43: Al-Mudabbaj

النَّوْعُ الثَّانِي وَالْأَرْبَعُونَ: مَعْرِفَةُ الْمُدَبَّجِ وَمَا عَدَاهُ مِنْ رِوَايَةِ الْأَقْرَانِ بَعْضُهُمْ عَنْ بَعْضٍ
"Anwa' keempat puluh dua: mengenal al-mudabbaj dan selainnya dari riwayat al-aqran (perawi-perawi sebaya) satu sama lain."1

وَهُمُ الْمُتَقَارِبُونَ فِي السِّنِّ وَالْإِسْنَادِ، وَرُبَّمَا اكْتَفَى الْحَاكِمُ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ فِيهِ بِالتَّقَارُبِ فِي الْإِسْنَادِ، وَإِنْ لَمْ يُوجَدِ التَّقَارُبُ فِي السِّنِّ.
"Al-aqran adalah mereka yang berdekatan usia dan (thabaqat) isnadnya. Terkadang al-Hakim Abu Abdillah mencukupkan syarat ini dengan kedekatan dalam isnad saja, sekalipun kedekatan usia tidak ditemukan."
اعْلَمْ أَنَّ رِوَايَةَ الْقَرِينِ عَنِ الْقَرِينِ تَنْقَسِمُ: فَمِنْهَا الْمُدَبَّجُ: وَهُوَ أَنْ يَرْوِيَ الْقَرِينَانِ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا عَنِ الْآخَرِ.
"Ketahuilah bahwa riwayat seorang qarin (sejawat) dari qarin lainnya terbagi. Di antaranya adalah al-mudabbaj: yaitu dua orang yang sejawat, masing-masing dari keduanya meriwayatkan dari yang lain."

Contohnya di kalangan sahabat:
عَائِشَةُ وَأَبُو هُرَيْرَةَ، رَوَى كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا عَنِ الْآخَرِ.
"Aisyah dan Abu Hurairah, masing-masing dari keduanya meriwayatkan dari yang lain."

Di kalangan tabi'in:
رِوَايَةُ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُمَرَ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ، وَرِوَايَةُ عُمَرَ عَنِ الزُّهْرِيِّ.
"Riwayat Az-Zuhri dari Umar bin Abdul Aziz, dan riwayat Umar dari Az-Zuhri."

Di kalangan atba' at-tabi'in:
رِوَايَةُ مَالِكٍ عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ، وَرِوَايَةُ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ مَالِكٍ.
"Riwayat Malik dari al-Auza'i, dan riwayat al-Auza'i dari Malik."

Di kalangan atba' al-atba':
رِوَايَةُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْمَدِينِيِّ، وَرِوَايَةُ عَلِيٍّ عَنْ أَحْمَدَ.
"Riwayat Ahmad bin Hanbal dari Ali bin al-Madini, dan riwayat Ali dari Ahmad."

وَذَكَرَ الْحَاكِمُ فِي هَذَا رِوَايَةَ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ عَنْ عَبْدِ الرَّزَّاقِ، وَرِوَايَةَ عَبْدِ الرَّزَّاقِ عَنْ أَحْمَدَ، وَلَيْسَ هَذَا بِمَرْضِيٍّ.
"Al-Hakim menyebutkan dalam hal ini riwayat Ahmad bin Hanbal dari Abdurrazzaq, dan riwayat Abdurrazzaq dari Ahmad - namun contoh ini tidak dapat diterima."
وَمِنْهَا: غَيْرُ الْمُدَبَّجِ، وَهُوَ أَنْ يَرْوِيَ أَحَدُ الْقَرِينَيْنِ عَنِ الْآخَرِ، وَلَا يَرْوِيَ الْآخَرُ عَنْهُ فِيمَا نَعْلَمُ.
"Di antaranya lagi: selain al-mudabbaj, yaitu salah satu dari dua qarin meriwayatkan dari yang lain, namun yang lain tidak meriwayatkan darinya sejauh yang kami ketahui."
مِثَالُهُ: رِوَايَةُ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ مِسْعَرٍ، وَهُمَا قَرِينَانِ، وَلَا نَعْلَمُ لِمِسْعَرٍ رِوَايَةً عَنِ التَّيْمِيِّ، وَلِذَلِكَ أَمْثَالٌ كَثِيرَةٌ، وَاللَّهُ أَعْلَمُ.
"Contohnya: riwayat Sulaiman at-Taimi dari Mis'ar - keduanya sejawat, namun kami tidak mengetahui adanya riwayat Mis'ar dari at-Taimi. Untuk pola ini masih banyak contoh serupa. Wallahu a'lam."2

Catatan & Referensi

  1. Dikutip dari Muqaddimah Ibnu Shalah (Nuruddin 'Itr, tahqiq), Syamela.ws, kitab no. 22870, hlm. 306.

  2. Dikutip dari Muqaddimah Ibnu Shalah (Nuruddin 'Itr, tahqiq), Syamela.ws, kitab no. 22870, hlm. 306-307.

Bagikan: Facebook X WhatsApp Email