Setelah musnad, Ibnul Mulaqqin membahas muttasil - istilah yang mirip tapi cakupannya sedikit berbeda.
Di sinilah beda muttasil dengan musnad terlihat jelas: musnad HARUS sampai ke Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sedangkan muttasil cukup bersambung sanadnya saja - boleh berhenti di sahabat (mauquf) selama tidak ada mata rantai yang terputus. Dengan kata lain, setiap hadits musnad pasti muttasil, tapi tidak setiap hadits muttasil itu musnad - sebuah perkataan sahabat yang sanadnya bersambung sempurna ke sahabat itu sendiri sudah disebut muttasil, meski bukan musnad karena tidak disandarkan ke Nabi.
Istilah marfu' dan mauquf yang disebut di definisi ini akan dibahas masing-masing di dua bab berikutnya.
Bab ini bagian dari rangkaian At-Tadzkirah fi 'Ulum al-Hadits, jenjang Pemula program Ulumul Hadits Berjenjang.