Naw' 52: Alqab (Gelar) Para Muhaddits -Boleh Dipakai Meski Sang Rawi Sendiri Tidak Suka

Naw' kelima puluh dua membahas Al-Alqab -gelar atau julukan yang melekat pada seorang rawi, biasanya untuk membedakannya dari rawi lain yang namanya sama.

وَاعْنَ بِ«الْأَلْقَابِ» فَرُبَّمَا جَعَلْ * عَنْ عَيْنَ الْاثْنَيْنِ الَّذِي مِنْهَا عَطَلْ

1

"Perhatikanlah dengan 'Al-Alqab' -kadang (kalau gelar itu) hilang/tidak disebut, bisa membuat kerancuan siapa persisnya di antara dua orang yang dimaksud." Gelar berfungsi sebagai disambiguator -memisahkan identitas dua rawi yang kebetulan punya nama sama, sehingga kalau gelarnya sengaja dihilangkan (baik sengaja untuk tadlis, atau tidak sengaja karena kelalaian penyalin), kerancuan identitas jadi mungkin terjadi.

Boleh Dipakai Meski Sang Rawi Tidak Suka

يُجُوزُ مَا يَكْرَهُهُ الْمُلَقَّبُ * وَرُبَّمَا كَانَ لِبَعْضٍ سَبَبُ

"Diperbolehkan (menyebut gelar) yang tidak disukai oleh orang yang diberi gelar itu -dan kadang ada sebab tertentu di baliknya." Ini poin menarik: meski sebagian gelar berasal dari sebuah kekurangan fisik atau kejadian yang mungkin tidak disukai pemiliknya, ulama tetap membolehkan pemakaiannya dalam konteks periwayatan hadits -karena tujuannya murni identifikasi ilmiah (memastikan rawi mana yang dimaksud), bukan menghina atau mengejek.

كَغُنْدَرٍ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرِ * وَصَالِحٍ جَزَرَةَ الْمُشْتَهِرِ

"Seperti (gelar) 'Ghundar' untuk Muhammad bin Ja'far, dan 'Jazarah' untuk Shalih yang masyhur (dengan julukan itu)." Muhammad bin Ja'far Al-Bashri (guru dari banyak rawi besar) begitu dikenal dengan julukan "Ghundar" sampai nama julukan itulah yang lebih sering muncul dalam sanad-sanad hadits dibanding nama aslinya -sebuah contoh nyata bagaimana Alqab jadi identitas periwayatan yang sama sahnya dengan nama asli.

Catatan & Referensi

  1. Bait naw' 52 (bait ke-872 s/d ke-875) ditranskripsi dari edisi tahqiq At-Tabshirah wat-Tadzkirah (Alfiyah al-'Iraqi), seri Mutun Thalib al-'Ilm, bagian "Al-Alqab". Naw' 51 (Rawi yang Dikenal dengan Kunyah, Bukan Nama) tumpang tindih erat dengan pembahasan naw' 50 di atas dalam susunan asli Al-'Iraqi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp Email