Naw' keempat puluh dua membahas Riwayat Al-Aqran dan kasus khususnya, Al-Mudabbaj.
وَ«الْقُرَنَا»: مَنِ اسْتَوَوْا مِنَ السَّنَدِ * وَالسِّنِّ غَالِباً
"Al-Aqran (rawi-rawi sejawat) adalah: mereka yang setara dari sisi kedudukan sanad dan usia pada umumnya." Dua rawi yang levelnya setara -sezaman, sepantaran, sama-sama belajar dari guru yang sama- disebut Aqran ketika salah satunya meriwayatkan dari yang lain.
وَقِسْمٌ عُدِّدِ «مُدَبَّجاً»: وَهْوَ إِذَا كُلٌّ أَخَذْ * عَنْ آخَرٍ
"Dan ada satu bagian yang dihitung tersendiri: 'Mudabbaj' -yaitu ketika masing-masing (dari dua rawi sejawat itu) SALING mengambil riwayat, satu dari yang lain." Al-Mudabbaj adalah kasus khusus dan lebih menarik: bukan cuma A meriwayatkan dari B, tapi B juga pernah meriwayatkan dari A -kedua rawi sejawat itu bergantian jadi guru dan murid satu sama lain, tergantung topik/hadits yang dibahas.
وَغَيْرَهُ: انْفِرَادُ فَذّ
"Dan selain itu (kalau cuma satu arah saja): disebut infirad (bersendirian)." Kalau hanya satu arah -A meriwayatkan dari B, tapi B tidak pernah meriwayatkan dari A- itu tetap disebut riwayat Al-Aqran biasa, bukan Mudabbaj.
Catatan & Referensi
Bait naw' 42 (bait ke-833 s/d ke-834) ditranskripsi dari edisi tahqiq At-Tabshirah wat-Tadzkirah (Alfiyah al-'Iraqi), seri Mutun Thalib al-'Ilm, bagian "Riwayat Al-Aqran".
↩