Ikhtishar 'Ulumil Hadits Bab 17: Al-Afrad

Siluet menara masjid saat senja, ilustrasi untuk artikel "Ikhtishar 'Ulumil Hadits Bab 17: Al-Afrad"

An-Naw' As-Sadis 'Asyar: Fil Afrad

وَهُوَ أَقْسَامٌ: تَارَةً يَنْفَرِدُ بِهِ الرَّاوِي عَنْ شَيْخِهِ، كَمَا تَقَدَّمَ. أَوْ يَنْفَرِدُ بِهِ أَهْلُ قُطْرٍ، كَمَا يُقَالُ " تَفَرَّدَ بِهِ أَهْلُ الشَّامِ " أَوْ " الْعِرَاقِ " أَوْ " الْحِجَازِ " أَوْ نَحْوِ ذَلِكَ. وَقَدْ يَتَفَرَّدُ بِهِ وَاحِدٌ مِنْهُمْ، فَيَجْتَمِعُ فِيهِ الْوَصْفَانِ. وَاللَّهُ أَعْلَمُ

"Ia (al-fard) memiliki beberapa bagian: terkadang seorang perawi menyendiri meriwayatkannya dari gurunya, sebagaimana telah disebutkan sebelumnya. Atau penduduk suatu daerah menyendiri meriwayatkannya, sebagaimana dikatakan 'penduduk Syam menyendiri meriwayatkannya,' atau 'Irak,' atau 'Hijaz,' atau semisalnya. Dan terkadang satu orang di antara mereka yang menyendiri meriwayatkannya, sehingga terkumpul padanya dua sifat sekaligus. Wallahu a'lam."

وَلِلْحَافِظِ الدَّارَقُطْنِيِّ كِتَابٌ فِي الْإِفْرَادِ فِي مِائَةِ جُزْءٍ، وَلَمْ يُسْبَقْ إِلَى نَظِيرِهِ. وَقَدْ جَمَعَهُ الْحَافِظُ مُحَمَّدُ بْنُ طَاهِرٍ فِي أَطْرَافٍ رَتَّبَهُ فِيهَا

"Al-Hafizh Ad-Daraquthni memiliki sebuah kitab tentang al-Ifrad sebanyak seratus juz, dan tidak ada seorang pun yang mendahuluinya dalam menyusun karya semisal itu. Al-Hafizh Muhammad bin Thahir kemudian menghimpunnya dalam bentuk athraf (indeks pangkal-pangkal hadits) yang disusunnya di dalamnya."

Bagikan: Facebook X WhatsApp Email